Tersingkap Situs Mata Menge | Jejak Heritage | Seri 3

Situs Mata Menge adalah lokasi ditemukannya bukti-bukti keberadaan manusia pra sejarah di Pulau Flores berumur ~ 700 ribu tahun yang lalu berdasarkan metode penanggalan Jejak Belah

Situs Mata Menge dan Situs Mala Huma, keduanya berada pada suatu cekungan sedimen Plio-Pleistosen yang dikenal dengan Cekungan So’a.
Cekungan Soa terletak di bagian tengah Flores, dan hampir seluruhnya dikelilingi oleh pegunungan dan gunung berapi aktif

Penentuan umur di Cekungan So’a sebagian besar berasal dari metode jejak belah. Umur lapisan tuf di bagian paling atas Formasi Ola Kille menunjukkan umur 1,86 Juta Tahun yang lalu yang merupakan umur minimum dari pengendapan Formasi tersebut formasi Ola Bula adalah Anggota Batugamping yang terdiri dari batugamping air tawar mikrit yang diselingi dengan batupasir, tufa, dan lanau berbutir halus

Pada situs Mata Menge sendiri tersingkap Formasi Ola Bula setebal ~ 46 meter dengan urutan stratigrafi yang relatif lengkap yang terdiri dari Anggota Tuff dibagian Bawah, Anggota batupasir di bagian tengah dan Anggota batugamping dibagian atasnya.

Dengan adanya side mata menge ini menjadikan daerah tersebut menjadi salah satu destinasi wisata yang menyajikan situs warisan geologi (geoheritage) dan dapat dikembangkan oleh pemerintah daerah serta sebagai tujuan pendidikan

Sumber air panas ini berasal dari adanya batuan yang melewati batuan yang terpengaruh aktivitas vulkanik dari Gunung Ine Lika dan pemandian air panas ini berada di cekungan soa

Pencarian fosil yang berukuran sangat kecil dilakukan dengan metode ayak basah atau wet sieving hasil dari penggalian.

Dari penggalian yang dilakukan yang lolos dari mata telanjang akan di ditemukan dengan metode tersebut.dan biasanya kagiatan ini dilakukan berada di sungai atau danau untuk memudahkan proses pengayakan.


Posted

in

by