Pelaksanaan Kegiatan Akuisisi Data Lapangan RWK Migas Kasbi (Cekungan Taliabu/Sula I) Provinsi Sulawesi Tengah

Dalam rangka penyusunan Rekomendasi Wilayah Keprospekan (RWK) Migas Kasbi (Taliabu/Sula I), Tim Kerja Sumber Daya Minyak dan Gas Bumi, Pusat Survei Geologi, telah melaksanakan kegiatan akuisisi data lapangan di wilayah Cekungan Taliabu dan sekitarnya.

Kegiatan ini bertujuan memperoleh data geologi dan geokimia sebagai dasar identifikasi potensi minyak dan gas bumi di wilayah Cekungan Taliabu dan sekitarnya, yang mencakup Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, dan Kabupaten Banggai Laut, serta wilayah terkait lainnya.

Sebelum kegiatan lapangan dilaksanakan, tim melakukan kajian pendahuluan dan studi literatur yang mencakup aspek geologi, geofisika, dan geokimia. Hasil kajian tersebut menjadi dasar dalam penentuan lokasi pengamatan, lintasan survei, dan titik pengambilan sampel sehingga data yang diperoleh dapat mewakili kondisi geologi wilayah penelitian.

1. Akuisisi Data Geologi

Pengamatan geologi dilakukan pada sejumlah singkapan untuk memperoleh informasi mengenai jenis batuan, ketebalan dan kedudukan lapisan, struktur geologi, serta hubungan antar satuan batuan. Data tersebut menjadi dasar penyusunan kerangka geologi dan stratigrafi RWK Kasbi Cekungan Taliabu di Provinsi Sulawesi Tengah.

Selain itu, tim menemukan indikasi fosil amonit dan belemnit pada beberapa lokasi pengamatan. Temuan ini menjadi data penting untuk mendukung kajian biostratigrafi, penentuan umur batuan, serta interpretasi lingkungan pengendapan.

2. Pengambilan Sampel dan Analisis Laboratorium

Selama kegiatan lapangan, tim melakukan pengambilan kurang lebih 352 sampel batuan pada lebih dari 110 titik pengamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut dan sekitarnya. Sampel tersebut selanjutnya akan dianalisis menggunakan berbagai metode, antara lain TOC, Rock-Eval, XRD, XRF, ICP-MS, petrografi, mineralogi, analisis foraminifera dan polen, pengujian porositas dan densitas, serta GC-MS.

Hasil analisis laboratorium akan digunakan untuk mengevaluasi potensi batuan induk (source rock), batuan reservoir, batuan penutup (cap rock), tingkat kematangan termal, serta berbagai parameter pendukung lainnya dalam kajian sistem petroleum wilayah Kasbi.

Seluruh data hasil pengamatan lapangan dan analisis laboratorium akan diintegrasikan sebagai dasar penyusunan Rekomendasi Wilayah Keprospekan (RWK) Migas Kasbi (Taliabu/Sula I) secara komprehensif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi Badan Geologi melalui Pusat Survei Geologi dalam penyediaan data dan informasi geologi untuk mendukung upaya penguatan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Salam Geologi! ⛏️🌏.


Posted

in

by