Kolaborasi Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Universitas Padjadjaran dalam Kegiatan Kuliah Lapangan Geologi dan Geofisika di Karangsambung

Karangsambung, Kebumen, 9 Oktober 2026 – Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menugaskan pegawai dari tim kerja Pengembangan Konsep Geosains untuk memberikan pengajaran metode geofisika gravity dan geomagnet kepada mahasiswa Geofisika, Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran. Kegiatan berlangsung pada 7 Oktober hingga 13 Oktober 2026 di Karangsambung, Kebumen, Provinsi Jawa Tengah dan diikuti oleh 64 peserta. Kegiatan ini dapat berlangsung sebagai bentuk kerja sama antara Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian ESDM dengan Program Studi Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran.

‎Metode gravity (gaya berat) dan geomagnet merupakan dua metode geofisika yang banyak digunakan untuk memetakan kondisi bawah permukaan. Metode gravity mengukur variasi medan gaya berat bumi akibat perbedaan densitas batuan, sedangkan metode geomagnet mengukur variasi medan magnet bumi akibat perbedaan sifat kemagnetan batuan. Keduanya dimanfaatkan antara lain untuk mengenali struktur geologi, cekungan sedimen, serta potensi sumber daya mineral dan energi.

‎Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mulai dari konsep dasar, perancangan survei, dan pengoperasian alat ukur, hingga pengolahan dan interpretasi data. Selain materi di kelas, peserta juga mengikuti praktik pengukuran langsung di sekitar kampus geologi Karangsambung. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan akuisisi dan pengolahan data geofisika secara mandiri sesuai standar yang berlaku.


Posted

in

by