{"id":1926,"date":"2025-12-04T14:07:59","date_gmt":"2025-12-04T07:07:59","guid":{"rendered":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/?p=1926"},"modified":"2025-12-04T14:07:59","modified_gmt":"2025-12-04T07:07:59","slug":"menapaki-era-migas-4-0-iog-4-0-ketika-teknologi-informasi-laboratorium-dan-data-digital-bersinergi-bagian-satu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/archives\/menapaki-era-migas-4-0-iog-4-0-ketika-teknologi-informasi-laboratorium-dan-data-digital-bersinergi-bagian-satu\/","title":{"rendered":"Menapaki Era Migas 4.0 (IOG 4.0): Ketika Teknologi Informasi, Laboratorium, dan Data Digital Bersinergi (Bagian Satu)"},"content":{"rendered":"\n<p>Eksplorasi minyak dan gas bumi kini tak lagi identik dengan peta lusuh dan perjalanan panjang ke medan berat. Dunia geokimia berevolusi dengan perpaduan kecerdasan buatan, pemetaan udara, dan analisis digital super cepat. <strong>Pusat Survei Geologi (PSG) \u2013 Badan Geologi<\/strong> mendorong integrasi teknologi mutakhir ini melalui <strong>GeoMigas<\/strong>, aplikasi web yang menyediakan informasi komprehensif cekungan sedimen di Indonesia \u2014 mulai dari ringkasan eksekutif, peta sistem petroleum, montage, hingga prospektivitas dan laporan ilmiah.<\/p>\n\n\n\n<p>Informasi ini diperkuat oleh data lapangan dan laboratorium berstandar internasional, sehingga analisis wilayah kerja migas dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan mendukung peningkatan minat investasi. Dengan kombinasi teknologi lapangan, perangkat digital, dan basis data geologi yang kuat, proses eksplorasi migas menjadi lebih efisien serta berbasis sains. Singkatnya, eksplorasi migas telah bertransformasi dari sekadar <em>kertas<\/em> menjadi <em>digital<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p><strong>Drone dan iPhone: Sahabat Baru Para Ahli Geologi Lapangan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bayangkan seorang ahli geologi di tengah pegunungan. Dulu, ia harus menempuh jalur terjal berjam-jam untuk memetakan satu area. Kini, cukup menerbangkan <strong><em>drone<\/em><\/strong> untuk mendapatkan data spasial beresolusi tinggi dalam waktu singkat. Drone menjadi \u201cmata dari udara\u201d yang merekam topografi, struktur geologi, dan morfologi dengan detail tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, kamera <strong>iPhone<\/strong> dengan fitur geotagging, kompas digital, dan aplikasi geologi pendukung menjadi perangkat serbaguna untuk dokumentasi presisi. Foto, catatan, dan koordinat GPS dapat langsung tersinkronisasi ke cloud sehingga analisis dapat dilakukan secara real-time.<br>Tentu saja, <strong>smartphone Android<\/strong> juga banyak digunakan para geologist, terutama karena pilihan perangkat dan harganya variatif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Yuk kita simak perbandingannya:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><td><strong>Aspek<\/strong><\/td><td><strong>iPhone <\/strong><strong>\ud83d\udcf1<\/strong><strong><\/strong><\/td><td><strong>Android <\/strong><strong>\ud83d\udcf1<\/strong><strong><\/strong><\/td><td><strong>Kamera Digital <\/strong><strong>\ud83d\udcf7<\/strong><strong><\/strong><\/td><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Kualitas Foto<\/strong><\/td><td>Konsisten, natural<\/td><td>Bervariasi<\/td><td>Sangat tinggi<\/td><\/tr><tr><td><strong>Geotagging<\/strong><\/td><td>Otomatis, akurat<\/td><td>Ada, bervariasi<\/td><td>Tidak tersedia<\/td><\/tr><tr><td><strong>Integrasi Data<\/strong><\/td><td>Sangat mudah<\/td><td>Perlu kompatibilitas<\/td><td>Manual<\/td><\/tr><tr><td><strong>Kemudahan<\/strong><\/td><td>Sangat mudah<\/td><td>Tergantung merek<\/td><td>Perlu skill<\/td><\/tr><tr><td><strong>Performa Lapangan<\/strong><\/td><td>Stabil<\/td><td>Bisa panas\/lemot<\/td><td>Baik<\/td><\/tr><tr><td><strong>Fitur Tambahan<\/strong><\/td><td>Kompas, clinometer<\/td><td>Tidak selalu tersedia<\/td><td>Fokus pada kualitas foto<\/td><\/tr><tr><td><strong>Efisiensi<\/strong><\/td><td>Sangat tinggi<\/td><td>Tinggi<\/td><td>Rendah<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Teknologi-teknologi ini mempercepat tahapan survei, meningkatkan akurasi dokumentasi, sekaligus mengurangi risiko di lapangan \u2014 satu langkah besar menuju modernisasi survei geologi di Indonesia. Meskipun iPhone menawarkan kualitas unggul, harganya juga relatif tinggi. Oleh sebab itu, geologist perlu menyesuaikan kebutuhan <strong><em>field work<\/em><\/strong> dengan perangkat pendukung yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Modernisasi di lapangan hanyalah awal. Untuk menjadikan data lapangan benar-benar bermanfaat, PSG juga memperkuat laboratorium geokimia dan perangkat lunak pemodelan migas yang mampu mengubah sampel batuan, citra drone, dan data seismik menjadi informasi geologi yang tajam dan siap digunakan industri.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada <strong>Bagian Kedua<\/strong>, kita akan membahas bagaimana data lapangan diolah menjadi pengetahuan geologi yang akurat \u2014 mulai dari instrumen laboratorium modern, metode analisis potensi hidrokarbon, hingga bagaimana perangkat lunak seperti <strong>Kingdom<\/strong> membantu \u201cmenembus\u201d lapisan bawah permukaan bumi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penulis&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Asep Rohiman<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penyunting&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : <em>Tim Scientific Board<\/em> \u2013 Pusat Survei Geologi<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eksplorasi minyak dan gas bumi kini tak lagi identik dengan peta lusuh dan perjalanan panjang ke medan berat. Dunia geokimia berevolusi dengan perpaduan kecerdasan buatan, pemetaan udara, dan analisis digital super cepat. Pusat Survei Geologi (PSG) \u2013 Badan Geologi mendorong integrasi teknologi mutakhir ini melalui GeoMigas, aplikasi web yang menyediakan informasi komprehensif cekungan sedimen di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1927,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false},"version":2}},"categories":[6],"tags":[48,77,80,140,22,41],"class_list":["post-1926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-badan-geologi","tag-geologi","tag-geologiindonesia","tag-kesdm","tag-minyak-dan-gas-bumi","tag-pusat-survei-geologi"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/psg.geologi.esdm.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Berita-pusat-survei-geologi-42.jpg?fit=800%2C600&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1926"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1928,"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1926\/revisions\/1928"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psg.geologi.esdm.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}